Intinya
Untuk mulai menjual hosting, kamu tidak harus langsung memiliki dan mengelola server sendiri. Reseller hosting memungkinkan kamu mendapatkan kapasitas hosting dan membuat akun cPanel melalui WHM sesuai batas paket yang digunakan.
1. Tentukan Target Customer
Sebelum memilih paket hosting, tentukan terlebih dahulu siapa yang ingin kamu layani. Target customer dapat berupa pemilik UMKM, freelancer, pemilik blog, website company profile, maupun client dari jasa pembuatan website.
Target customer akan menentukan kebutuhan resource, kapasitas penyimpanan, jumlah akun cPanel, dan layanan tambahan yang perlu disediakan.
2. Gunakan Reseller Hosting
Reseller hosting menyediakan kemampuan untuk membuat beberapa akun hosting yang terpisah. Pengelolaan akun dilakukan melalui WHM.
Jika kamu masih belum memahami konsepnya, baca terlebih dahulu apa itu reseller hosting .
3. Pahami WHM dan cPanel
WHM
Panel Pengelola Hosting
Digunakan untuk membuat dan mengelola akun hosting customer.
cPanel
Panel Customer Hosting
Digunakan untuk mengelola website, file, database, domain, email, dan fungsi hosting lainnya.
Penjelasan lebih lengkap tersedia pada artikel perbedaan WHM dan cPanel .
4. Buat Struktur Paket Hosting
Setelah mendapatkan kapasitas reseller hosting, kamu dapat menyusun paket untuk customer berdasarkan kebutuhan seperti storage, penggunaan website, serta kapasitas yang tersedia pada layanan.
Starter
Untuk website kecil atau customer yang baru mulai.
Business
Untuk website bisnis dengan kebutuhan yang lebih besar.
Professional
Untuk kebutuhan website dan layanan yang lebih tinggi.
5. Siapkan Sistem Customer dan Tagihan
Selain server dan akun hosting, bisnis hosting membutuhkan proses untuk menangani customer, invoice, pembayaran, perpanjangan layanan, serta permintaan bantuan.
LOKANGER menyediakan panel customer untuk membantu pengelolaan layanan, invoice, renewal, tiket bantuan, dan informasi layanan dalam satu tempat.
6. Mulai dari Kapasitas yang Realistis
Tidak perlu membeli kapasitas terbesar sejak awal. Mulailah dari jumlah akun dan penyimpanan yang sesuai dengan customer saat ini. Kapasitas dapat ditingkatkan ketika bisnis berkembang.
7. Cari Customer Pertama
Customer awal sering berasal dari jaringan yang sudah kamu miliki, terutama jika kamu juga menyediakan jasa website, maintenance, desain, atau layanan digital lainnya.
Menawarkan website sekaligus hosting dapat membuat customer lebih mudah karena mereka tidak perlu mencari penyedia hosting secara terpisah.
Reseller Hosting atau VPS?
Untuk tahap awal, reseller hosting biasanya memiliki pola pengelolaan yang berbeda dibanding VPS. VPS memberikan kontrol server yang lebih besar, tetapi juga menambah tanggung jawab teknis.
Baca perbandingan Reseller Hosting vs VPS โPanduan Praktis Berikutnya
Mulai Sekarang
Siap Membangun Bisnis Hosting?
Lihat pilihan paket reseller hosting LOKANGER berdasarkan jumlah akun cPanel, kapasitas penyimpanan, durasi, dan fitur yang tersedia.
Lihat Paket Reseller HostingTentang Konten Ini
Ditulis oleh Tim LOKANGER
Konten ini disusun berdasarkan layanan reseller hosting, WHM, cPanel, dan alur operasional hosting yang digunakan dalam ekosistem LOKANGER. Tujuannya membantu pembaca memahami konsep dan proses sebelum memilih atau menjalankan layanan hosting.